You are here
Mengawal Budaya di Tengah Teknologi: GKR Hayu Bahas Digitalisasi Kraton Yogyakarta
Primary tabs
Kegiatan Eurasia Lecturer Series Episode 12 mengusung konsep berbeda melalui agenda Study Excursion bertajuk “Study Excursion Goes to Kraton Jogja” pada Sabtu, 9 Mei 2026. Kegiatan ini menghadirkan GKR Hayu, selaku Penghageng Tepas Tandha Yekti Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, sebagai narasumber utama yang membahas transformasi digital di lingkungan Kraton Yogyakarta
Dalam pemaparannya, GKR Hayu menjelaskan bahwa digitalisasi di Kraton Yogyakarta merupakan langkah penting untuk menjaga sekaligus menyebarluaskan informasi resmi mengenai kegiatan, nilai, budaya, serta berbagai informasi terkait Kraton kepada masyarakat luas. Upaya tersebut dipelopori oleh Tepas Tandha Yekti yang menjadi garda terdepan dalam membawa Kraton memasuki era digital.
Menurut beliau, digitalisasi dilakukan sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan zaman sekaligus upaya mencegah munculnya kesalahpahaman maupun penyebaran informasi yang tidak akurat mengenai Kraton di tengah masyarakat. Kehadiran media digital dinilai mampu menjadi sarana komunikasi yang efektif agar masyarakat memperoleh informasi langsung dari sumber resmi Kraton.
GKR Hayu juga mengungkapkan bahwa pada awal pelaksanaannya, digitalisasi sempat menuai berbagai pertentangan. Sebagian pihak menilai langkah tersebut kurang sesuai dengan tradisi dan nilai budaya yang telah lama dijaga oleh Kraton Yogyakarta. Namun, seiring berjalannya waktu, digitalisasi justru menjadi pintu awal perubahan dan perkembangan Kraton agar tetap relevan di era modern tanpa kehilangan identitas budayanya.
Melalui berbagai platform digital, Kraton Yogyakarta kini mampu menjangkau masyarakat yang lebih luas, khususnya generasi muda, untuk mengenal sejarah, budaya, serta nilai-nilai luhur yang dimiliki Kraton. Meski memanfaatkan teknologi modern, Kraton tetap memegang teguh tradisi dan budaya sebagai identitas utama yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan Kraton itu sendiri.
Kegiatan study excursion ini memberikan pengalaman langsung bagi peserta untuk memahami bagaimana budaya tradisional dapat berjalan berdampingan dengan perkembangan teknologi digital. Selain menjadi ruang pembelajaran akademik, kegiatan ini juga memperkuat wawasan mahasiswa mengenai pentingnya pelestarian budaya di tengah arus modernisasi dan transformasi digital yang terus berkembang. (SGA)
Link Terkait
Sistem Informasi
Kontak Kami
Channel Dilogi
Podcast Dilogi
Copyright © 2026,















