You are here
Jejak Panjang Kedaulatan Rakyat: Dari Corong Kemerdekaan hingga Adaptasi Media Digital
Primary tabs
Pengalaman yang dirasakan langsung oleh mahasiswa untuk mempelajari sebuah realitas sosial, menjadi salah satu pendekatan konstruktivis yang relevan dalam pembelajaran hari ini. Sehingga, pada Sabtu, 16 Mei 2026 Eurasia Lecturer Series menggelar Study Excursion #2 di Kantor Percetakan Kedaulatan Rakyat Yogyakarta, untuk melihat secara langsung bagaimana transformasi media cetak yang sempat berjaya namun kini tergerus oleh masifnya media digital. Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber Dr. Octo Lampito selaku pimpinan redaksi Kedaulatan Rakyat. Melalui kunjungan ini, peserta diajak mengenal lebih dekat sejarah, perkembangan, serta strategi media cetak tertua di Indonesia dalam menghadapi era digital.
Dalam pemaparannya, Dr. Octo Lampito menjelaskan bahwa Kedaulatan Rakyat atau KR merupakan surat kabar tertua di Indonesia yang lahir pada 27 September 1945, sekitar satu bulan setelah Indonesia merdeka. Sejak awal berdirinya, KR hadir sebagai corong informasi bagi masyarakat republik pada masa awal kemerdekaan. Dengan mengusung tagline “migunani tumpraping liyan” yang berarti bermanfaat bagi sesama, KR berupaya menjadi media yang tidak hanya menyampaikan berita, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat.
Beliau menuturkan bahwa perjalanan panjang KR telah menjadikannya bagian penting dalam sejarah pers Indonesia. Berbagai peristiwa besar, mulai dari masa pascakemerdekaan hingga perkembangan sosial-politik di era modern, telah terdokumentasi melalui pemberitaan KR. Konsistensi dalam menjaga independensi media dan menjunjung etika jurnalistik menjadi salah satu alasan mengapa KR tetap dipercaya masyarakat hingga saat ini.
Dalam menghadapi perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, KR terus melakukan berbagai strategi adaptasi agar tetap relevan di tengah perubahan pola konsumsi media masyarakat. Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah menjaga kepercayaan publik dengan mengutamakan akurasi dan verifikasi berita, serta tetap konsisten menjalankan jurnalisme berkualitas berbasis etika.
Selain itu, KR juga melakukan transformasi digital melalui pengembangan media online krjogja.com, penguatan media sosial, serta pengembangan konten multimedia. Integrasi antara media cetak, portal berita online, dan video menjadi bagian dari upaya KR untuk menjangkau generasi pembaca baru di era digital.
Dr. Octo Lampito juga menekankan bahwa kedekatan dengan masyarakat lokal menjadi kekuatan utama KR. Media ini secara konsisten mengangkat isu lokal, budaya daerah, serta dinamika masyarakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Dengan demikian, KR tidak hanya berfungsi sebagai media informasi, tetapi juga sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat setempat.
Di tengah arus modernisasi media, KR tetap mempertahankan nilai dan karakter khasnya dengan mengedepankan etika, budaya, dan keberpihakan pada kepentingan publik. Untuk memperkuat daya saing, KR terus melakukan inovasi dan kolaborasi melalui digitalisasi platform serta penguatan sumber daya manusia agar mampu menghadapi tantangan industri media yang terus berkembang.
Melalui kegiatan Study Excursion Eurasia Lecturer Series Episode 15 ini, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung mengenai dinamika industri media dan transformasi pers di era digital. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa untuk memahami pentingnya media yang independen, beretika, dan adaptif terhadap perubahan zaman. (SGA)
Link Terkait
Sistem Informasi
Kontak Kami
Channel Dilogi
Podcast Dilogi
Copyright © 2026,















