Beyond Screens: Membayangkan Komunitas Masa Depan di Era Digital

Eurasia Lecturer Series Episode 13 dilaksakan pada Rabu, 13 Mei 2026. Pada episode ini, menghadirkan narasumber internasional, yaitu Prof. Joon Kon Chung dari Eurasia Foundation from Japan, yang membawakan materi bertajuk “The New Community in The Digital Era”. Acara ini menjadi ruang diskusi akademik yang membahas dinamika komunitas masyarakat di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.

Dalam pemaparannya, Prof. Chung menjelaskan bahwa komunitas merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia sebagai makhluk sosial. Manusia membutuhkan kehadiran orang lain untuk saling mendukung, berbagi pengalaman, membangun relasi, serta menciptakan rasa memiliki dalam kehidupan sosial. Menurutnya, kebutuhan untuk terhubung dengan orang lain tidak pernah hilang, bahkan ketika dunia menghadapi pandemi Covid-19 yang membatasi interaksi secara langsung.

Situasi pandemi justru menunjukkan bagaimana manusia terus mencari cara untuk tetap terkoneksi melalui teknologi digital. Kehadiran internet kemudian melahirkan bentuk komunitas baru yang memungkinkan individu dari berbagai negara berkumpul dalam satu ruang virtual dan berinteraksi tanpa dibatasi wilayah geografis. Komunitas digital ini menjadi wadah baru bagi masyarakat untuk membangun hubungan sosial, berbagi informasi, hingga menciptakan kolaborasi lintas budaya.

Meski demikian, Prof. Chung juga menyoroti tantangan yang muncul dari perkembangan komunitas digital. Salah satunya adalah fenomena brainrot, yaitu kondisi ketika seseorang terlalu banyak mengonsumsi konten digital yang dangkal, repetitif, dan kurang bermakna sehingga dapat memengaruhi pola pikir, konsentrasi, hingga kualitas interaksi sosial. Fenomena ini menunjukkan bahwa perkembangan teknologi digital tidak hanya membawa manfaat, tetapi juga memerlukan kesadaran kritis dalam penggunaannya.

Lebih lanjut, Prof. Chung menjelaskan bahwa konsep The New Community diproyeksikan sebagai bentuk komunitas masa depan yang tidak hanya terhubung melalui teknologi digital, tetapi juga mampu membangun solidaritas sosial, toleransi, dan perdamaian dunia. Komunitas digital diharapkan dapat menjadi ruang yang lebih sehat, inklusif, dan mendorong hubungan antarmanusia yang lebih bermakna di tengah masyarakat global yang semakin terhubung.

Melalui kegiatan Eurasia Lecturer Series Episode 13 ini, mahasiswa dan peserta diajak untuk memahami perubahan pola interaksi sosial di era digital sekaligus merefleksikan bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk membangun komunitas yang lebih positif dan berkelanjutan. Acara ini juga menjadi bagian dari komitmen Departemen Pendidikan Sosiologi FISIP UNY dalam menghadirkan diskusi akademik bertaraf internasional yang relevan dengan perkembangan isu sosial kontemporer (SGA)